Medan, ( Tiga dara media.com ) – Polemik keluhan warga terkait pelayanan Universal Health Coverage (UHC) di RSU Haji Medan terus berlanjut.
Hal ini menyusul pernyataan yang dinilai tidak selaras antara Wakil Direktur (Wadir) RSU Haji Medan Ridesman Nasution SKM., SH., M.Kes.,MH dan pihak Humas rumah sakit Arfan.
Dalam wawancara dengan awak media, Wadir RSU Haji Medan Ridesman sebelumnya telah memberikan klarifikasi dan penjelasan terkait keluhan warga Sampali berinisial HIA
Usai wawancara tersebut, Wadir secara langsung mengarahkan awak media untuk melakukan koordinasi lanjutan dengan Humas RSU Haji Medan bernama Arfan. Kamis sore (29/1/2026)
“Silakan koordinasi ke Humas Arfan,” ujar Wadir kepada awak media saat itu.
Namun, ketika awak media menindaklanjuti arahan tersebut dan mengonfirmasi langsung kepada Humas RSU Haji Medan, Arfan justru menyampaikan hal berbeda.
Ia menegaskan bahwa hingga saat dikonfirmasi, belum ada koordinasi dari Wadir kepadanya.
“Belum ada koordinasi Wadir ke saya, bang. Suruh aja Wadir telepon saya, bang,” tegas Arfan kepada awak media"
Konfirmasi kembali dilakukan melalui sambungan telepon WhatsApp ke nomor seluler Arfan. Dalam keterangannya, Arfan kembali menegaskan tidak mengetahui adanya arahan atau koordinasi dari Wadir terkait persoalan yang dimaksud.
“Tidak ada, bang, koordinasi dari Wadir ke saya. Terserah abanglah, aku nggak ngerti bang. Apa masalah kalian pun aku nggak ngerti,” ujarnya.
Arfan juga mengaku belum mengetahui secara detail persoalan maupun pemberitaan awal yang menjadi dasar konfirmasi tersebut.
“Belum ada berita ke saya, bang. Apa masalahnya kan saya nggak tahu. Berita yang abang kirim itu pun belum saya baca. Makanya saya heran tiba-tiba abang koordinasi ke saya.
Sementara saya nggak ada perintah atau arahan dari Wadir,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa saat dihubungi, dirinya sedang berada di perjalanan sehingga belum dapat menanggapi lebih jauh.
Pernyataan berbeda antara Wadir dan Humas RSU Haji Medan ini menimbulkan pertanyaan terkait mekanisme koordinasi internal rumah sakit dalam menyampaikan informasi kepada publik, khususnya menyangkut keluhan masyarakat atas layanan UHC.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lanjutan dari pihak manajemen RSU Haji Medan terkait perbedaan pernyataan tersebut.
“Secara terpisah, saat tautan berita hasil wawancara tersebut kembali dikirimkan kepada Wakil Direktur RSU Haji Medan untuk konfirmasi lanjutan terkait keluhan layanan, yang bersangkutan tidak memberikan tanggapan serta tidak merespons upaya konfirmasi melalui pesan singkat maupun panggilan telepon.”
“Hingga berita ini diterbitkan, Wakil Direktur RSU Haji Medan belum memberikan tanggapan meski telah dihubungi kembali melalui pesan singkat dan sambungan telepon.
Begitu juga Arfan mengaku belum membaca pesan WhatsApp berisi tautan pemberitaan yang dikirimkan kepadanya, dengan alasan masih dalam perjalanan"
(Tim/Red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar